“Tempat Sampah”

gambar : mitrajayafibre.com

Well, kemarin sore tepatnya setelah Ba’da Ashar, Yb Ngobrol-ngobrol diparkiran motor dengan teman sekantor mengenai motor second yang entah bagaimana kemudian arah pembicaraan mengarah pada banyaknya motor dikita ini di asumsikan dengan “sampah motor”. Memang obrolan tersebut sebetulnya cuma obrolan ringan, menarik dan sangat debatable. Awalnya teman Yb menyampaikan opininya bahwa negara kita ini “tempat sampah” karena dengan kualitas se ada-adanya tapi toh tetap di beli motor-motor itu. Hal itu mungkin dikarenakan demand yang tinggi untuk operasional mereka sehari-hari

Tapi Yb pun berpendapat lain, justru bertambahnya motor dikarenakan buruknya sarana transportasi umum kita. sampe-sampe orang mudik pun sudah menggunakan motor untuk pulang kampung dan ini sudah terjadi beberapa tahun belakangan ini. Padahal menurut beberapa pakar, motor tidak diperuntukan untuk kendaraan jarak jauh. ya.. begitu lah kata pakar namun tidak bagi para si pemudik.

Foto Istimewa

Namun ada yang menarik dari obrolan ini adalah disaat teman Yb berpendapat bahwa angkutan umum yang ada sekarang ini memang ada unsur kesengajaan antara pemerintah dan produsen untuk membiarkan keadaannya seperti sekarang. Karena dengan begitu produsen pun bisa tetap menjadikan Indonesia sebagai basis penjualan terbesar.

Memang masuk akal juga sih. dengan keadaaan transportasi yang ala kadarnya seperti sekarang, kemudian transjakarta yang masih banyak kekurangannya disana-sini. Menjadi pemicu hebat agar seseorang dapat mengambil alternatif lain sebagai sarana transportasinya.

Motor sekarang tidak seperti di Tahun 80an, dimana kendaraan pada waktu itu jarang sekali yang bisa memacu kendaraannya diatas 80km/j bahkan bisa jadi tidak sampai segitu. tapi kendaraan sekarang bisa kita perhatikan bahwa moped ber cc 100 s/d 125 sudah bisa dipacu diatas 80 km/j dan itu artinya jarak tidak menjadi masalah dan fenomena pulang kampung atau mudik dengan motor pun makin menggeliat setiap tahunnya.

foto : provoke-online.com

Yaa.. monggo direnungkan sejenak, kira-kira obat apa yang tepat untuk negara kita tercinta ini tanpa harus memangkas Hak azazi setiap orang untuk memiliki kendaraan ini dan itu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: