Out Of The Box…Part 1

Kali ini Yb mau ngebahas soal tontonan musik yang sering muncul dilayar televisi kita. Semacam Inbox, Dahsyat, dan Derings. Hal ini tiba-tiba ingin Yb bahas karena semalam Yb dikejutkan sama tanyangan Derings di Trans TV secara Live. Tapi bukan Live dalam artian siaran langsung. Tetapi si pemain band yang kebetulan semalam bintang utamanya adalah Nidji seluruh personelnya memainkan alat musiknya dengan Live atau tanpa Lipsync sama sekali. Inbox dan Dahsyat bukan tidak pernah menampilkan secara Live tetapi kebanyakan dari kedua acara tersbut selalu menampilkan tontonan Lipsync atau paling tidak Minus One alias Karaoke. Paling banter pemain musiknya maen secara Live itu pun akustikan. yang mengurangi greget dari penampilan secara keseluruhan. Walaupun sebenarnya sesekali Inbox dan Dahsyat pernah menghadirkan tontonan full Live  itu pun hanya sesekali.

Disini Yb jelaskan mengenai pengertian Live dikalangan musisi adalah semua pemain band benar-benar memainkan alat musiknya dan mengeluarkan bunyi yang sama dengan apa yang dimainkan oleh tangan si pemain

Dulu Yb pernah protes dengan teman band Yb yang kebetulan pernah main di Inbox, kenapa harus tampil Lipsync atau minus One. Karena sesama musisi dan sebagai pemusik originalitas itu adalah tuntutan mutlak. Haram untuk tampil Lipsync atau Minus One. karena kedua-duanya sama sekali tidak bagus untuk dilihat.

Perhatikan saja yang maen drum nge gebuk drum tapi fill in nya selalu tidak sama dengan bunyi drum yang keluar dari sound itu sendiri. Kemudian yang main gitar, mau itu gitar rhythm, gitar melodi atau gitar bas plus keybord genjrang-genjreng tapi perhatikan Input Jack Gitarnya tidak terpasang kabel sama sekali. Sekalipun ada yg terpasang pun itu hanya berupa kabel Jack berukuran kurang lebih satu meter kemudian digulung rapih dan dilakban hitam dibelakang gitarnya biar seolah-olah terlihat si pemain gitar sedang benar-benar memainkan gitarnya.

Diluar Negeri sana, entah itu negeri Paman Sam, atau Paman-paman yang lainnya Nge band secara Lipsync itu merupakan aib. dan kredibel si Band tersebut pun dipertanyakan sekaligus jadi bahan cemoohan. Mungkin disini terlalu banyak alasannya. yang rebet lah yang beda lah bayaran antara main beneran sama Lipsync atau pun minus one atau karaoke. (Tobe Continued…)

2 responses

  1. yah maklum mas broo. kebanyakanyg dateng ato nyaksiin inbox mah cuman alayers pengen eksis doang.. ane jg bingung apa bagusnya acara inbox..

    1. 😀 Hehehe bisa aja nih.. cuma emang saya sendiri nggak suka sama yang palsu..:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: