Selalu ada korban dijalur Bus Transjakarta

Hal ini sering kali terjadi dikarenakan tingkat kesadaran diri akan keselamatan masih sangat kurang. Keselamatan diri bukan hanya sekedar menggunakan safety gear secara lengkap, namun ketepatan dan cermat dalam menggunakan jalur adalah salah satu bentuk usaha diri dalam meminimalkan kecelakaan.

Banyaknya kecelakaan dijalur bus transjakarta mengundang banyak tanya. Karena banyak faktor didalamnya yang menyumbang kecelakaan itu terjadi. Entah harus dimaklumi atau tidak. Seharusnya semua pihak-pihak terkait melihat ini tidak hanya dari sisi ketertibannya saja. Maunya sih tertib, tapi luas dan lebar jalan yang ada masih sangat kurang dan cenderung akan memicu pengendara untuk sedikit atau bahkan lebih berbuat nekat.

Namun peran toleransi dari dalam hati kecil lah yang harus turut andil untuk keselamatan bersama. Kecelakaan yang sering terjadi dijalur bus transjakarta ditenggarai akibat faktor kelalaian kedua belah pihak yang terkadang sama-sama memiliki rasa egois untuk tetap ada dijalur tersebut agar bisa terhindar dari macet yang panjang.

Dari pihak pengendara motor mungkin mempunyai segudang alasan untuk melewati jalur ini, dan disinilah kurangnya kesadaran diri untuk meminimalkan kecelakaan diri. Sementara untuk para supir bus transjakarta seharusnya bisa memberikan sedikit rasa toleransinya jika situasi dijalur bus transjakarta memang terdapat kendaraan lain selain bus transjajarta agar hal-hal seperti kecelakaan yang merenggut nyawa dijalur bus transjakarta bisa di tekan.

Tapi kenyataan yang ada dilapangan sepertinya berkata lain. Sepertinya menjadi hal yang “HARAM” bagi supir bus transjakarta untuk mengerem kendaraannya jika ada kendaraan lain dijalurnya. entah itu ada pengendara yang tiba-tiba nyerobot atau ada mobil/motor yang sedang akan putar balik arah tapi tetap ditabrak. Hmmmm… cuma nambah-nambahin masalah aja.

Sementara dijalur yang bersinggungan langsung dengan pengguna jalan lainnya pun bus transjakarta sering kali terlihat seperti tidak mengurangi kecepatannya

Ini Bus Transjakarta bung, bukan kereta api yang benar-benar tidak bisa diganggu gugat lagi jika sudah ada dijalurnya

Berikanlah sedikit rasa toleransinya, peraturan memang harus ditegakan, penggunaan jalur pun memang harus pada tempatnya. Namun rendahnya rasa toleran dan kesadaran diri akan keselamatan hal itu menjadi pemicu terjadinya kecelakaan dijalur bus transjakarta.  Saya setuju, Bahwa tidak semua pengendara tidak mematuhi atau memfungsikan jalur sesuai fungsinya. Tetapi untuk mengatur orang  sedemikian banyak supaya bisa tertib masih sangat – sangat mustahil untuk dilakukan. dan mungkin ini menjadi PR untuk aparat terkait

Mulailah bertenggang rasa dimana pun anda berada baik itu ada diperempatan lampu merah, atau pun dijalur bus transjakarta agar para pengguna jalan bisa kembali pulang kerumah masing-masing dan bertemu keluarga dengan selamat.

Toleransi bukanlah sesuatu yang membuat orang menjadi terbiasa dengan kelonggaran yang diberikan cuma-cuma dikarenakan alasan tertentu. Toleransi pun bukan untuk memupuk mental kita sebagai bangsa yang tertindas dan tidak tahu aturan. Namun toleransi adalah bentuk rasa untuk kebersamaan.

2 responses

  1. […] : http://www.kassa9.com & https://ybadrianto.wordpress.com/2011/10/10/selalu-ada-korban-dijalur-bus-transjakarta/ Advertisement LD_AddCustomAttr("AdOpt", "1"); LD_AddCustomAttr("Origin", "other"); […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: