Idle ideal untuk langsam kendaraan ber-roda dua saja…

Sebetulnya ini bersifat subyektif, karena tidak ada yang ideal disini. Kita analogikan langsam motor itu sebagai nafas.

Jadi gini, apa yang dibilang di tipi-tipi dan iklan-iklan pelumas selama ini banyak benarnya. Tetapi banyak dari kita yang menganggap bahwa smakin kecil idle/langsam mesin itu bisa bikin irit mas kalo pas nunggu lampu merah dan sebagian lagi berpendapat kalo langsamnya kecil lebih halus bunyinya. Padahal dibalik kekecilan itu ada kerugian…lho..mksdnya???

Disini ada beberapa part dari jeroan mesin yang membutuhkan pelumasan sesegera mungkin yaitu bagian Head mesin seperti gerak noken as

dan rocker arm.

Pada pagi hari, oli berkumpul di bak karter. Itu oli mungkin kumpul karena ada rapat RT atau Arisan RT kali ya????..šŸ˜€

Artinya oli yang menempel pada bagian Noken as dan rocker arm sangat sedikit. Oli yang berada pada bak karter membutuhkan waktu sekitar setengah detik sampai satu detik (tergantung dari performa pompa oli itu sendiri) untuk mencapai noken as dan melumasi bagian itu. dan pada awal menghidupkan kendaraan pada pagi hari adalah masa yang paling krusial, dimana noken as dan rocker arm belum mendapatkan pelumasan maksimal selama setengah detik.

Bisa anda kalikan sendiri, berapa kali kendaraan anda dihidupkan, dimatikan, dihidupkan lagi, dimatikan lagi…dihidupkan lagi…dimatikannn…dihidupkan lagi…dimatikannnn…huuuuffffff….bener-bener nggak ada kerjaan…..

LANJUUUUTTTTTTT……

Kemudian oli yang naik kebagian head itu karena kerja mekanis pompa oli, dimana mekanisme kerja pompa oli berdasarkan putaran mesin. Apabila putaran mesin rendah, maka akan rendah pula tekanan oli yang akan sampai pada head mesin bgitu pula sebaliknya.

Lantas berapa sih idelanya RPM mesin motor????

Dari beberapa manual book bisa didapatkan seperti ini

untuk bebek berkisar : 1000 s/d 1400 rpm dan ini biasanya terpampang dibengkel-bengkel resmi yang menganjurkan idle RPM mesin dikisaran angka tersebut.

untuk matik berkisar : 1600 s/d 2000 rpm.. wuih tinggi juga ya..mungkin supaya nggak jauh dari rpm untuk menjalankan kendaraan jenis matik yang mulai bergerak di rpm 2400-an s/d 2500.

untuk motor sport berkisar : 1200 s/d 1400 rpm..tp tergatung jenis motornya juga..kalo kayak CBR atau ninja yang dua silinder mungkin beda lagi..

Jadi Monggo dishare disini..kalo ada kurangnya Yb mohon maaf….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: